Penulis: Abar Cilos
Halaman: 110 halaman
Blurb:
Apakah selama ini kita benar-benar mengejar kenyataan, atau sekadar membangun menara di atas pasir kenyamanan semu? Cermin mengajak Anda menanggalkan kacamata berwarna cerah yang selama ini membius logika dan melumpuhkan langkah.
Harapan yang kau agungkan itu, sering kali bukan lagi sayap yang menerbangkan, melainkan rantai yang menjeratmu pada titik diam. Kita memilih terus menggenggamnya bukan karena teguh, tapi karena kita terlalu pengecut untuk menghadapi getirnya fakta.
Lewat tiga fase perjalanan: Harapan, Realitas, dan Penerimaan. Naskah ini membedah kepedihan hingga ia kehilangan taringnya.
Buku ini adalah kawan bagi siapa pun yang mulai menyadari bahwa memahami tidak harus memiliki. Berhentilah menambal perahu yang sudah tenggelam. Temukan bagaimana “menyerah justru menjadi kalimat pertama bagi bab hidup yang paling jujur.






Reviews
There are no reviews yet.