Penulis: Intan Widyaningrum
Halaman: 246 halaman
Blurb:
Ada kota yang tidak benar-benar terlelap, ada malam yang terlalu sunyi untuk dilalui.
Menyusuri jalan dibawah gemerlap cahaya lampu kota, berceloteh tentang luka yang terpendam, dan mengenang orang-orang yang perlahan menghilang.
Hidupnya tampak baik-baik saja, tenang, dan berjalan indah layaknya puisi mahakarya. Namun, siapa sangka… Kehampaan justru mulai tumbuh dibalik rutinitas, hubungan, dan kenangan masa lalu yang belum terselesaikan.
Melalui kehilangan, cinta yang melelahkan, dan kesepian yang tak terelakan, ia berusaha mengerti dan bertahan hidup dalam diam.
Sebuah cerita yang menggambarkan titik terendah manusia, perasaan yang tak pernah tersampaikan, dan bagaimana seseorang tetap hidup bahkan ketika cahaya kehidupan telah redup.






Reviews
There are no reviews yet.