Penulis: Kartika Sari
Halaman: 220
Blurb:
Afika, gadis ceria itu baru saja memasuki gerbang kehidupan yang ia impikan.
Menjadi mahasiswa baru dikampus yang selama ini dia perjuangkan. Ada rasa bahagia dan bangga ketika pertama kali mengenakan jaket almamater miliknya sendiri. Jaket yang dulu pernah ia idamkan dan sempat meminjam dari kakak kelas ketika mengadakan pameran kampus di sekolahnya.
Afika mempunyai harapan yang tinggi untuk membahagiakan orang tuanya. Mimpinya sudah disusun rapi, doa dilangitkan. Namun ternyata takdir lebih cepat datang memeluknya. Sebuah telpon ditengah duka, mengubah segalanya.
Afika ditemukan tak sadarkan diri di kamar kosnya. Dalam hitungan jam, ruang kuliah berganti menjadi ruang ICU. Jaket almamater yang baru sebentar dikenakannya harus tergantung bersama mimpi-mimpi yang belum sempat ia perjuangkan.
Di antara suara mesin, lorong rumah sakit, operasi demi operasi, dan vonis yang meruntuhkan hati, seorang ibu berdiri di sisi putrinya, menyaksikan gadis yang dahulu ceria kini berjuang dalam diam.
Apa yang terjadi, tidak sepenuhnya dimengerti. Ada doa yang tidak kunjung menemukan jawaban seperti yang diharapkan, ada air mata yang jatuh tanpa diketahui siapapun, bahkan terkadang ada putus asa dan hampir menyerah.
Bagaimana kehidupan Afika selanjutnya? Mampukah orang tuanya menjalani kehidupan dengan Afika yang sudah tidak sempurna?






Reviews
There are no reviews yet.