,

Jalan Sunyi Yang Tak Sepi, (Tentang jiwa yang menolak rewel pada ujian dunia, karena ia tahu ada cahaya di ujung jalan sunyinya yang tak pernah sepi

Rp 125.000

Categories: ,

Penulis: Wiwi Yuningsih

Halaman: 250
Sinopsis:

Ternyata, sedih tidak selalu harus dirayakan dengan air mata yang berderai. Hari itu aku belajar bahwa luka terdalam sering kali mewujud dalam keheningan yang paling sunyi.
Ini bukan sekadar cerita tentang titik terendah yang membuat seorang perempuan menyerah. Sebaliknya, dengan segala keterbatasan, Bu Maya memilih bangkit berulang kali meski dijatuhkan tanpa ampun.
Sendirian di tengah badai, dia menangis seperlunya, menerima luka, dan terus bergerak dalam diam. Tanpa mengeluh, dia melangkah maju. Karena dia tahu, di jalan sunyi yang dipilihnya, dia tidak pernah benar-benar sendirian.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Jalan Sunyi Yang Tak Sepi, (Tentang jiwa yang menolak rewel pada ujian dunia, karena ia tahu ada cahaya di ujung jalan sunyinya yang tak pernah sepi”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart
Scroll to Top