Jalan Yang Kini Kau Tempuh, Jangan Sendiri

Rp 89.000

Category:

Penulis: Angga Anggieanie
Halaman: 187 halaman
Sinopsis

“Kak… boleh tanya sesuatu?”
Pertanyaan itu sudah tiga kali berpindah bibir. Dan rantainya belum selesai.
Dua puluh tahun setelah seorang anak membeli buku tulis cokelat dengan sisa uang jajannya, jalan itu kini ditempuh oleh generasi baru.
Fajar, anak magang yang dulu diselamatkan oleh keheningan di sebuah batu kini berdiri di persimpangannya sendiri: antara kota yang membesarkan kariernya dan kampung tempat ibunya menua sendirian, antara masa depan yang sudah dibangun dan cinta lama yang menunggu di tanggul irigasi. Sementara Ishwar, sang penunjuk jalan, menghadapi ujian yang tidak pernah ia siapkan: kabar duka di hari Selasa, kata “Ayah” yang tidak sempat diucapkan, dan pertanyaan paling sunyi dari semua pertanyaan, siapa aku, setelah semua peran selesai?
Buku penutup Trilogi Jalan ini adalah kisah tentang rantai yang mengalir dua arah: tentang murid yang harus dilepaskan, ayah yang dimakamkan dengan surat-surat yang tidak selesai, ibu yang menyembunyikan batuknya di telepon Minggu malam, dan seorang anak enam tahun bernama Kirana yang halaman pertama buku jingganya berbunyi “makasi ya allah”, dan yang tanpa sadar mengajari ayahnya pelajaran terakhir yang tidak diajarkan oleh gunung mana pun. Jalan ini tidak pernah selesai. Dan itulah kabar baiknya.
“Jangan menempuh jalanmu sendirian. Dan jangan biarkan orang lain menempuh jalannya sendirian.”

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Jalan Yang Kini Kau Tempuh, Jangan Sendiri”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart
Scroll to Top