Penulis: Angga Anggieanie
Halaman: 173 halaman
Sinopsis
“War, ini Ayah.”
Tiga kata. Tujuh belas tahun jarak. Satu detik untuk meruntuhkan semuanya.
Tujuh tahun setelah wisuda, Ishwar berdiri di puncak yang dulu hanya berani ia bayangkan: platform edukasi yang menghidupi lima belas orang, tim yang solid, hidup yang akhirnya teratur. Tapi justru di puncak itu, ia menemukan sesuatu yang tidak pernah diajarkan oleh perjuangan, rasa tersesat yang datang ketika semua sudah baik-baik saja.
Lalu pesan itu tiba. Dari nomor tak dikenal. Dari laki-laki yang pergi ketika Ishwar berumur dua belas tahun.
Buku ini adalah kelanjutan perjalanan Ishwar. Kini bukan lagi tentang bertahan, melainkan tentang pertanyaan yang lebih sunyi: setelah kamu sampai, untuk apa semua ini? Tentang memimpin orang-orang yang lebih pintar darimu. Tentang mencintai ketika seumur hidup kamu menyaksikan cinta gagal. Tentang krisis yang hampir meruntuhkan segalanya. Tentang secangkir kopi dengan ayah yang menghilang tujuh belas tahun. Dan tentang satu pegangan yang tidak ikut padam ketika semua lampu mati.
Jika buku pertama tentang melewati jalan yang tidak bisa ditempuh—buku ini tentang berbalik badan, menghadap ke arah datangnya, dan berkata kepada mereka yang masih di bawah:
“Naiklah. Aku tahu jalannya. Aku tunjukkan.”






Reviews
There are no reviews yet.