Penulis: Munirul Aswad
Halaman: 241
Sinopsis:
Ada yang bilang politik adalah panggung.
Ada yang bilang ia adalah medan perang.
Sam hanya ingin tahu… sekotor apa?
Dari secangkir kopi dan satu artikel yang tidak ia rencanakan, seorang mahasiswa sejarah mulai melihat apa yang selama ini disembunyikan di balik orasi dan janji. Lorong kampus, ruang rapat, persahabatan yang retak. Semakin jauh ia melihat, semakin sulit berpura-pura tidak tahu.
Karena mata yang sudah terbuka tidak bisa dipaksa tidur kembali.
Kalau semua orang tahu sistemnya rusak, mengapa tidak ada yang berani berhenti memainkannya?






Reviews
There are no reviews yet.